Young Men

priasejati1…2…3… YES, Young Men’s…. Hu…Ha… Inilah kata-kata pembangkit yang diperkenalkan oleh seorang panitia Young Men ketika membuka camp.

Kami sudah cukup lama mendengar bahwa ada kegerakan bagi Pria, yang disebut dengan Pria Sejati tetapi kegerakan ini sebagian besar diikuti oleh Pria yang sudah berkeluarga. Dan bagi yang single atau belum berkeluarga mungkin sungkan untuk mengikuti acara ini, tetapi kami mendengar kabar juga bahwa ada camp pria bagi yang masih singel. Puji Tuhan pada tanggal 16-17 Juni 2012 kami diberi kesempatan untuk mengikuti acara Camp Pria Sejati Singel atau disebut Young Men. Kami terdiri dari 5 orang (Dado, Edward, Ahmad Julion, Febri, dan saya sendiri), kami adalah utusan dari kota Pangkalan Bun – Kalimantan Tengah untuk mengikuti camp ini di semarang. Dengan pertolongan Tuhan kami berangkat dari Pangkalan Bun hari Jumat tanggal 15 Juni 2012 dengan menggunakan pesawat terbang. Kurang lebih 1 jam perjalanan kami tiba di Semarang dan langsung di jemput oleh panitia Yong Men Semarang. Kami disambut dengan hangat dan penuh keakraban. Saya secara pribadi bertanya-tanya kalau panitianya begini, bagaimana dengan acaranya ya, tentunya luar biasa… kami selanjutnya langsung diajak untuk makan siang dan diantar ke penginapan untuk menaruh barang dan kemudian diajak jalan-jalan keliling kota Semarang. Hingga sore harinya kami diantar pulang untuk istirahat dan persiapan untuk camp besok paginya.

Camp dimulai jam 7 pagi untuk registrasi dan pembagian kelompok dan sebagian besar pesertanya berasal dari pelajar SMP-SMA di Semarang. Kemudian acara langsung dilanjutkan ke materi atau sesi pembelajaran. Di sesi yang pertama ini kami dibukakan bahwa setiap manusia itu berdosa, dan sedikit sekali orang yang mau mengakui dosanya, terutama laki-laki. Disini kami ditantang untuk mengakui dosa dihadapan Tuhan dan ditantang untuk mau dipulihkan dengan mengaku kepada sesama, sebuah ayat yang terus berbicara “Yakobus 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya”. Inilah ayat yang menjadi pedoman selama kami mengkikuti camp. Sesi demi sesi terus berlanjut hingga sampai disebuah sesi tentang 5 dosa besar bangsa Israel, yaitu Berbuat Jahat, Mencobai Tuhan, Menyembah Berhala, Berzinah, dan Bersungut-sungut, disesi inilah paling banyak peserta yang merespon yaitu mencapai 95% dari jumlah peserta. Dan ketika dibuka ruang kesaksian begitu banyak anak muda yang menyesali perbuatannya.

Disepanjang camp ini saya terus memperhatikan dan merenung apa yang akan terjadi kepada genarasi atau gereja yang akan datang, bila saat ini anak-anak muda atau generasi saat ini tidak dipulihkan…. Kehancuran dan kebinasaanlah yang akan terjadi. Saya juga begitu kaget ketika mendengar Kesaksian-kesaksian dari peserta yang masih berstatus sekolah tetapi banyak melakukan perbuatan amoral, saya berpikir semua anak-anak muda di setiap daerah juga melakukannya. Saya bersyukur atas diadakannya acara ini, karena dapat membuat generasi muda saat ini berkomitmen dan menyadari betapa mengerikannya dosa serta memacu genari muda untuk hidup di dalam Tuhan.

Saya rindukan ini juga bisa diadakan dibanyak daerah di Indonesia, secara khusus di kota Pangkalan Bun, saya merindukan banyak anak muda bisa dipulihkan dan berdiri serta membawa berkat bagi gerejanya, keluarganya dan kotanya. Dan Saya juga berharap dengan ini akan ada banyak orang yang bisa mendukung acara ini…

pria3

priasejati2

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*