Biarkanlah Anak Itu Datang…

Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ. (Matius 19:13-15)

Dalam kisah ini kita melihat bahwa anak-anak menaruh perhatian yang khusus bagi Yesus. Dia menganggap anak-anak tidak ada bedanya dengan orang dewasa. Bahkan dalam bagian yang lain Dia mengatakan bahwa orang dewasa harus memiliki iman seperti anak kecil ini dan berkata bahwa anak-anak kecil inilah yang empunya kerajaan surga. Ia pun akhirnya menopangkan tangan kepada anak kecil itu untuk mengurapi mereka semua. Pertanyaannya adalah kenapa sih anak kecil itu begitu berarti bagi Yesus?
Ada beberapa keunikan dari seorang anak kecil yang menarik hati Yesus, yaitu;
  1. Sangat terbuka
  2. Polos
  3. Sangat bergantung dengan orang tuanya
  4. Penuh gairah
  5. Tidak suka mendendam
  6. Punya kerinduan yang besar untuk mendapatkan sesuatu
Dari beberapa point di atas kita dapat melihat hal istimewa yang dimiliki oleh seorang anak kecil yang sangat disukai oleh Yesus, karena itu Ia mau semua orang tua membiarkan anak-anak itu untuk datang.
Pertanyaan kedua adalah umur berapa saja anak-anak itu datang pada Yesus? Dalam ayat ini tidak diberitahu secara jelas umur berapa anak-anak itu,datang. Mungkin ada yang masih bayi (beberapa bulan) atau masih anak-anak yang sedang belajar berjalan atau bahkan anaka-anak yang sedang banyak belajar (kata banyak orang sedang nakal-nakalnya), yang tidak bisa diam dan terus bergerak. Dan kemungkinan sekali anak-anak seperti inilah yang membuat kesal banyak orang tua pada waktu itu serta dianggap mengganggu. Pada waktu sekarangpun kita juga menjumpai banyak orang dewasa tidak menyukai anak-anak berada di ruang ibadah bersama dengan orang dewasa. Mereka mau anak-anak itu dikeluarkan dari ruang ibadah, bahkan saya pernah melihat sendiri bagaimana seorang pembicara (hamba Tuhan) memarahi seorang anak yang sedang mendekati mimbar atau pada kesempatan lain marah dari mimbar karena ada banyak anak-anak ikut dalam ibadah.
Mengapa sih kita harus marah kepada anak-anak yang Yesus kasihi? Marilah ubah konsep kita yang salah mengenai anak-anak yang datang pada Yesus. Ajaklah mereka sedari dini datang pada-Nya dan biarkanlah mereka semua akan menerima pengurapan dari Yesus. Satu hal terakhir yang perlu kita renungkan adalah kondisi anak ayang akan terbentuk sedari dini. Seorang Anak adalah seperti semen basah yang siap untuk kita bentuk. Jika membentuknya benar, maka akan benar anak tersebut, demikian pula sebaliknya. Sejarah mencatat bahwa masa depan seseorang sangat tergantung dari masa kanak-kanak orang tersebut. Banyak tokoh terkenal yang mencetak prestasi memiliki latar belakang yang buruk, dan sebaliknya banyak para penjahat memiliki latar belakang yang buruk. Kita sadari bahwa kesimpulan ini tidak sepenuhnya tepat sebab ketika pertumbuhan orang tersebut lingkungan juga bisa mempengaruhi seseorang, namun ada baiknya kita juga untuk memperhatikan anak-anak sedari dini. Karena itu, bawalah anak Anda sedari dini kepada Yesus dan lihatlah bagaimana Dia akan bekerja dalam kehidupan anak Anda. Tuhan memberkati.

Salam penuaian

anak1
anak2
anak3

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*